Latar Belakang

komoditas
Contoh komoditas pertanian yang menjadi primadona pasar

Petani sering menghadapi masalah seperti tidak adanya akses ke pasar karena jalur informasi yang buruk, sehingga petani memiliki nilai tawar yang rendah terhadap komoditasnya. Sering kali petani menanam komoditas hanya berdasarkan kebiasaan dan tradisi, tidak berlandaskan analisa mengenai kebutuhan pasar atau selera masyarakat. Hal ini berdampak pada terjadinya kelebihan suplai saat musim panen, dan kelangkaan komoditas tersebut ketika bukan pada musim panen. Panjangnya rantai pemasaran membuat nilai keuntungan yang diperoleh petani sangat kecil. Terbatasnya modal menjadi alasan petani bergantung terhadap tengkulak dan tidak berdaya menghadapi permainan harga. Menghadapi berbagai kondisi tersebut, petani perlu bersatu padu menggalang kekuatan, dalam menghadapi masalah dan tantangan ke depan dengan membentuk suatu wadah. Wadahnya, bisa berbentuk kelompok tani atau koperasi. Di alam demokrasi Indonesia kini, dan menghadapi derasnya arus globalisasi dewasa ini, pilihan terbaik adalah Koperasi.

Kenapa?

Karena model Koperasi sangat demokratis, dibangun oleh dan untuk anggota, dengan mekanisme pengawasan yg akuntable. Pengawasan oleh anggota dijaga tetap transparan, melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang dibantu penerapannya oleh Dewan Pengawas. Landasan kerjanya berupa AD/ART juga jelas, disetujui semua anggota, dan dikelola secara profesional.

Manfaat koperasi antara lain:

  • Menjadi agen kemandirian petani, karena Koperasi dapat berperan sebagai Avalis, sekaligus Champion;
  • Membangun pertanian berbasis kawasan & komoditas melalui pengelompokan lahan-lahan milik anggota yang ditanami bersama dengan jenis komoditas unggulan;
  • Memotong rantai pemasaran melalui kerjasama langsung ke pasar;
  • Menyediakan informasi pasar berbasis teknologi;
  • Menyediakan sarana produksi pertanian yang murah (dengan cara bekerjasama dengan pabrikan); dan
  • Menyediakan teknologi tepat guna lewat program penelitian dan pengembangannya (Litbang/ R&D).

 

Logo Koperasi Indonesia
Logo Koperasi Indonesia