Seminar sertifikasi organik dan fair trade

Seminar & Work Shop Organic and Fair Trade Certification

Posted on Posted in Kegiatan

KTBJ bekerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Bali menyelenggarakan Seminar dan Workshop bertopik Organic and Fair Trade Certification pada hari Senin, tanggal 14 November 2016, bertempat di Ruang Pertemuan Tirta Empul, Gedung Bank Indonesia Kantor Denpasar. Pembicara tunggal dalam seminar dan workshop adalah Bapak Indro Surono, seorang pakar di bidang pertanian Indonesia yang juga sekaligus trainer dan auditor dari IMO sebagai bagian dari Ecocert Group, suatu lembaga sertifikasi internasional yang cukup terkenal di dunia. Seminar ini dihadiri oleh 53 orang yang terdiri dari anggota KTBJ dan perwakilan kelompok tani binaan Bank Indonesia dari berbagai daerah di Bali.

Seminar sertifikasi organik dan fair trade
Bapak Indro Surono (paling kanan), Ibu Marie Pailler (kedua dari kanan), dan Bapak Suarpika Bimantoro (kedua dari kiri).

Selain Pak Indro Surono seminar ini juga dihadiri perwakilan lain dari Ecocert, Ibu Marie Pailler atas jabatannya sebagai Office Manager South-East Asia / Pacific. Sebagai perwakilan dari Bank Indonesia sendiri ikut hadir Deputi Direktur Bank Indonesia Bali, Bapak Suarpika Bimantoro, yang menjadi tuan rumah sekaligus membuka dan menutup Seminar dan Workshop ini. Penyelenggaraan seminar dibagi menjadi dua sesi, sesi pagi untuk seminar tentang sertifikasi organik dan fair trade, dan sesi siang untuk workshop tentang Internal Control System (ICS). Meskipun terlambat 30 menit dari jadwal seharusnya seminar dimulai yaitu Pk 09.00 WITA, seminar tetap berjalan dengan tertib dan lancar.

Pada sesi pertama Bapak Indro memaparkan tentang seluk beluk pertanian organik. Mulai dari apa itu pertanian organik, kenapa sebaiknya petani di Bali beralih ke pertanian organik, apa pentingnya bersertifikasi organik, dan tren pasar kedepannya tentang produk-produk dari pertanian organik yang telah bersertifikasi. Selanjutnya, sebagai perwakilan dari IMO dan Ecocert, Beliau juga memaparkan tentang IMO dan Ecocert, lembaga sertifikasi internasional tempatnya bergabung menjadi trainer dan inspektor. Ecocert telah memiliki akreditasi dari banyak negara di dunia untuk mengeluarkan banyak sertifikasi produk.

Bapak Indro Surono, pembicara tunggal seminar sertifikasi organik dan fair trade
Bapak Indro Surono, pembicara tunggal seminar sertifikasi organik dan fair trade

Setelah break makan siang, sesi pertama berlanjut pada pemaparan Pak Indro tentang sertifikasi Fair Trade. Bila sertifikasi organik lebih banyak menyinggung aspek lingkungan, maka sertifikasi Fair Trade banyak memuat tentang aspek sosial manusianya, dalam hal ini, para petaninya. Sertifikasi fair trade muncul akibat dorongan konsumen yang menginginkan produk-produk yang dihasilkan dari proses produksi, pengolahan, hingga perdagangan yang mengutamakan keadilan bagi para pelakunya.

Selanjutnya memasuki sesi kedua, workshop tentang ICS atau internal control system. Suatu sistem yang menjadi syarat untuk proses sertifikasi bagi lahan yang dimiliki kelompok-kelompok tani. Hal ini yang menjadi fokus KTBJ mengingat koperasi ini terdiri dari banyak petani yang tentunya memiliki lahan yang tersebar di berbagai tempat. Penerapan ICS menjamin transfer pengetahuan dan pengawasan pertanian organik ke seluruh petani yang tergabung dalam kelompok tani tersebut.

Seminar dan workshop Organic and Fair Trade Certification berakhir sekitar Pk 15.45 setelah ditutup oleh Bapak Suarpika Bimantoro. Sebelum menutup seminar ini, Bapak Suarpika berharap agar output dari seminar ini adalah semakin banyaknya pertanian di Bali memiliki sertifikasi organik dan fair trade, sehingga mampu memasuki pasar organik yang menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi bagi para petani dibandingkan pasar produk non organik.


Foto-foto:

Seminar sertifikasi organik dan fair trade

Seminar sertifikasi organik dan fair trade

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *