Kenapa Petani perlu Koperasi?

Petani sering menghadapi masalah seperti tidak adanya akses ke pasar karena jalur informasi yang buruk, sehingga petani memiliki nilai tawar yang rendah terhadap komoditasnya. Sering kali petani menanam komoditas hanya berdasarkan kebiasaan dan tradisi, tidak berlandaskan analisa mengenai kebutuhan pasar. Hal ini berdampak pada terjadinya kelebihan suplai saat musim panen, dan kelangkaan komoditas tersebut ketika bukan pada musim panen. Panjangnya rantai pemasaran membuat nilai keuntungan yang diperoleh petani sangat kecil. Terbatasnya modal menjadi alasan petani bergantung terhadap tengkulak dan tidak berdaya menghadapi permainan harga. Menghadapi berbagai masalah tersebut petani perlu bersatu menggalang kekuatan dengan membentuk wadah, bisa berbentuk kelompok tani atau koperasi. Di alam demokrasi Indonesia dan menghadapi derasnya arus globalisasi dewasa ini, pilihan terbaik adalah Koperasi.
Kenapa?
Karena model Koperasi sangat demokratis, dibangun oleh dan untuk anggota. Koperasi memiliki mekanisme pengawasan yg akuntabel melalui Rapat Anggota Tahunan yang penerapannya dibantu Dewan Pengawas. Landasan kerjanya berupa AD/ART yang disetujui semua anggota dan dikelola secara profesional. Fungsi koperasi antara lain: Menjadi agen kemandirian petani; Membangun pertanian berbasis kawasan & komoditas; Memotong rantai pemasaran; Menyediakan informasi pasar berbasis teknologi; Menyediakan sarana produksi pertanian yang murah; dan Menyediakan teknologi tepat guna lewat program penelitian dan pengembangannya.

VISI

Terwujudnya petani Bali yang mandiri, sejahtera, berbudaya, dan berkeadilan.

Misi

  • Membangun produk pertanian yg berdaya saing dan berkelanjutan
  • Membangun SDM petani Bali yg berkualitas, berwawasan global, berbasis budaya bali
  • Membangun ketahanan ekonomi masyarakat bali
  • Membangun tatanan perekonomian petani di Propinsi Bali dan Nasional berlandaskan Pancasila dan UUD 45

Tujuan

Mewujudkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya, berdasarkan azas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Bidang Usaha Kami

Pemasaran

Perdagangan saprotan mitra / anggota; Jasa jual produk pertanian anggota KTBJ ke konsumen (dropship); Penjualan produk anggota KTBJ ke pasar (resale).

Produksi

Bibit unggul; Pupuk organik; Alat-alat pertanian; Buku / pedoman praktis budidaya; Buah, biji, dan hasil pengolahannya; Insektisida organik.

Jasa

Survey kesesuaian lahan; Perencanaan bisnis; Pendampingan teknologi; Pengelolaan lahan; Logistik: gudang, pengemasan, dan pengiriman; IT: infrastruktur alur informasi; Permodalan; Diklat.

Simpan Pinjam

Melayani kredit untuk usaha pertanian anggota KTBJ.

Pelajari lebih lanjut

Badan Pengurus

Dewan Pengawas

Tertarik untuk bergabung bersama kami?

Latest news

Seminar sertifikasi organik dan fair trade

Seminar & Work Shop Organic and Fair Trade Certification

KTBJ bekerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Bali menyelenggarakan Seminar dan Workshop bertopik Organic and Fair Trade Certification pada hari Senin, tanggal 14 November 2016, bertempat di Ruang Pertemuan Tirta Empul, Gedung Bank Indonesia Kantor Denpasar. Pembicara tunggal dalam seminar dan workshop adalah Bapak Indro Surono, seorang pakar di bidang pertanian Indonesia yang juga sekaligus trainer dan auditor […]

Kelapa Genjah Entog

Kelapa Genjah Entog

Dijual: Bibit Kelapa Genjah Entog. Genjah menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) artinya lekas berbuah. Kelapa ini hanya memerlukan 4 sampai 5 tahun untuk berbuah, dengan ketinggian pohon kurang dari 10 m sampai ke puncak ujung daunnya. Para pakar pembibitan KTBJ sudah memilihkan varietas terunggul di kelasnya, untuk anggota KTBJ dan juga untuk masyarakat umum […]

Seminar Nasional – Pertanian Berbasis Kearifan Lokal

Seminar Nasional Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Mendukung Pariwisata Budaya Berkelanjutan Seminar ini diadakan pada hari Minggu, 30 Oktober 2016 di Hotel Santika, Sunset Road, Seminyak, Badung. Diselenggarakan oleh Himpunan Alumni IPB bekerja sama dengan Konsorsium Riset Pariwisata Universitas Udayana. Selain interen Alumni IPB dan pihak Universitas Udayana, seminar ini juga dihadiri oleh para petani anggota […]

See all our news